Psikopati adalah gangguan yang ditunjukkan melalui pola perilaku antisosial. Perilaku ini umumnya termasuk mengabaikan hak orang lain, egois, dan kurangnya empati. Lebih dari sebagian besar dari kita, individu psikopat sangat pandai mengubah presentasi diri mereka. Sehingga, gangguan tersebut mungkin tidak terlihat pada awalnya. Dalam situasi tertentu, individu psikopat mungkin tampak menarik, ramah, dan karismatik, namun di dalam dirinya mereka tetap mengalami gangguan. Singkatnya, penampilan mereka yang terlihat cenderung terpecah dari waktu ke waktu.
Sifat yang terkait dengan psikopati sering dibagi menjadi empat aspek: (1) karakteristik antarpribadi (rasa kepentingan diri yang tinggi dan kelancaran berbicara yang tidak memiliki isi pokok), (2) karakteristik emosional atau afektif (seperti ketidakmampuan untuk benar-benar mengalami emosi moral seperti rasa bersalah, kepedulian, penyesalan dan tidak adanya reaksi dalam hubungan interpersonal), (3) karakteristik gaya hidup (seperti impulsif, tidak bertanggung jawab, gaya hidup parasit, kegagalan untuk mencapai tujuan jangka panjang, dan ketidakmampuan untuk merencanakan masa depan secara efektif), (4) karakteristik antisosial (seperti pemarah, sering terlibat dalam masalah, termasuk masalah dengan hukum). Selain itu, ketidakmampuan untuk menilai dan kegagalan untuk belajar dari pengalaman adalah telah diidentifikasi sebagai fitur yang berhubungan dengan psikopati. Sifat yang terkait dengan psikopati mungkin saja sulit untuk diidentifikasi pada individu yang mempunyai hubungan emosional yang lekat dekat kita.
Kebanyakan psikopat adalah layaknya predator yang terampil dalam menipu orang lain dengan menyembunyikan identitas asli mereka dalam rangka memikat mangsanya. Korban dimanipulasi dan dibuat seakan-akan mereka meragukan realitas dan kewarasan mereka sendiri. Setelah korban merasa terikat secara emosional, psikopat mungkin menghentikan aksinya dan menunjukkan sifat aslinya. Hal ini sering membuat korban merasa sangat tersesat atau bingung. Kunci untuk melihat sefat sejati seseorang adalah dengan mengamati perilaku orang terseut dalam jangka waktu lama dan dalam berbagai setting atau konteks. Jika Anda merasa bahwa orang lain memiliki kesan yang berbeda terhadap seseorang, mungkin mereka tidak memperhatikan sesuatu dalam orang tersebut. Namun, ini juga bisa menjadi petunjuk bahwa orang tersebut berperilaku sangat berbeda di sekitar orang lain dengan apa yang dia lakukan di sekitar Anda.